Perkembangan Teknologi Gadget
A. PENGERTIAN
GADGET
Secara estimologi, Gadget adalah sebuah
istilah dalam bahasa Inggris yang berarti perangkat elektronik kecil yang
memiliki fungsi khusus. Tetapi dari penjelasan diatas akan membuat kita lebih
bertanya, “Apa perbedaan gadget dengan perangkat elektronik lainnya?”. Yang
paling mencolok dari perbedaan tersebut adalah unsur “Pembaharuan”. Simplenya
Gadget adalah alat elektronik yang memiliki pembaharuan dari waktu ke waktu
seiring berkembangnya zaman yang semakin maju dan canggih sehingga memudahkan
hidup manusia.
B. PERKEMBANGAN
GADGET DARI MASA KE MASA
# Generasi 0G
Teknologi dari masa
ke masa semakin maju seiring dengan perkembangan zaman. Gadget sebagai alat
teknologi yang banyak diminati juga mengalami perkembangan dari masa ke masa.
Seiring perkembangannya tersebut gadget mengalami banyak perubahan mulai dari
jenis, fitur maupun bentuknya. Misalnya handphone (telepon
genggam), komputer, video games, kamera, dan sebagainya.
Awal penemuan telepon
seluler pada tahun 1921 tidak lepas dari perkembangan radio ketika Departemen
Kepolisian Detroit Michigan mencoba menggunakan telepon mobil satu arah.
Kemudian, pada tahun 1928 Kepolisian Detroit mulai menggunakan radio komunikasi
satu arah pada semua mobil patrol dengan frekuensi 2MHz.
Pada perkembangan
selanjutnya, radio komunikasi berkembang menjadi dua arah dengan “Frequency
Modulated” (FM). Tahun 1940, Galvin Manufactory Corporation (sekarang
Motorola) mengembangkan portable Handie-talkie SCR536, yang berarti sebuah alat
komunikasi di medan perang saat perang dunia II. Masa ini merupakan generasi 0
telepon seluler atau 0-G, dimana telepon seluler mulai diperkenalkan.
Setelah mengeluarkan
SCR536, kemudian pada tahun 1943 Galvin Manufactory Corporation mengeluarkan
kembali partable FM radio dua arah pertama yang diberi nama SCR300 dengan model
backpack untuk tentara U.S. Alat ini memiliki berat sekitar 35 pon dan dapat
bekerja secara efektif dalam jangka operasi 10 sampai 20 mil.
Sistem yang digunakan
telepon seluler 0-G masih menggunakan sebuah sistem radio VHF untuk
menghubungkan telepon secara langsung pada jaringan kongesti yang kemudian
memnculkan usaha-usaha untuk mengganti sistem ini.
Generasi 0 diakhiri
dengan penuan konsep modern insiyur-insiyur dari Bell Labs pada tahun 1947.
Mereka menemukan konsep penggunaan telepon hexagonal sebagai dasar telepon
seluler. Namun, konsep ini baru dikembangkan pada tahun 1960-an.
# Generasi 1G
Tahun 1973, Martin
Cooper dari Motorola Corp menemukan telepon seluler pertama dan diperkenalkan
kepada publik pada 3 April 1973. Telepon seluler yang ditemukan oleh Cooper
memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram. Penemuan inilah yang telah
mengubah dunia selamanya. Teknologi yang digunakan 1-G masih bersifat analog
dan dikenal dengan istilah AMPS. AMPS menggunakan frekuensi antara 825 Mhz –
894 Mhz dan dioperasikan pada Band800 Mhz. Sistem yang digunakan masih bersifat
regional. Salah satu kekurangan generasi 1-G adalah karena ukurannya yang
terlalu besar untuk dipegang oleh tangan. Ukuran yang besar ini dikarenakna
keperluan tenaga dan performa baterai yang kurang baik, selain itu generasi 1-G
masih memiliki masalah dengan mobilitas pengguna karena jangkauan area telepon
genggam.
# Generasi 2G
Pada tahun 1990-an
generasi kedua atau 2-G di Amerika sudah menggunakan teknologi CDMA, sedangkan
di Eropa menggunakan teknologi GSM. GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz
dan frekuensi 1800 Mhz. dengan frekuensi tersebut, GSM memiliki kapasitas
pelanggan yang lebih besar. Pada generasi 2-G penggunaan sinyal digital
melengkapi telepon genggam dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS.
Penggunaan chip digital membuat telepon seluler memiliki ukuran yang lebih
kecil dan lebih ringan. Keunggulan lain dari generasi 2-G adalah sinyal radio
yang lebih rendah dapat mengurangi efek radiasi yang dapat membahayakan
pengguna.
# Generasi 3G
Pada generasi ketiga
atau disebut juga 3G memungkinkan operator jaringan untuk memberi jangkauan
yang lebih luas bagi para pengguna, termasuk internet sebaik video call
berteknologi tinggi. Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi
yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000.
Kelemahan 3G adalah biaya yang relative lebih tinggi dan kurangnya cakupan
jaringan karena masih barunya teknologi ini. Namun yang menarik dari generasi
ini adalah mulai masuknya sistem operasi pada ponsel sehingga membuat fitur
ponsel semakin lengkap bahkan mendekati fungsi PC (Personal Computer). Sistem
operasi yang digunakan antara lain Symbian, Android, IOS dan Windows Mobile.
# Generasi 4G
Generasi ke-4 ini
merupakan sistem telepon seluler yang menawarkan pendekatan baru dan solusi
infrastruktur yang mengintegrasikan teknologi wireless yang telah ada termasuk
wireless broadband (WiBro), 802.16e, CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dll. Sistem
4G berdasarkan heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk
menggunakan beragam sistem kapan saja dan dimana saja. 4G juga memberikan
penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global,
dan fleksibilitas untuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir, 4G
memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai
aplikasi multimedia seperti, video conferencing, game on-line , dll.
Handphone pun bisa
menjadi alat multifungsi, karena memiliki fitur yang berbeda dari masa ke masa.
Seperti adanya MP3 Player, kamera, game, televisi, dan fitur Internet. HP pun
bisa berubah menjadi HP Pintar (smart phone) jika di dalamnya terdapat
Operating System (OS). Bentuknya pun bisa berbeda-beda, dari CandyBar, ponsel
QWERTY, atau touchscreen. Tapi yang pasti, secanggih-canggihnya handphone,
fungsi utamanya tidak bisa ditinggalkan. Yaitu, untuk berkomunikasi dengan
orang lain dimana saja dan kapan saja
Perbedaan keunggulan
3G dengan 4G
# Generasi 4G-LTE
3GPP Long Term Evolution atau yang biasa disingkat LTE adalah sebuah standar komunikasi akses data nirkabel tingkat
tinggi yang berbasis pada jaringan GSM/EDGE dan UMTS/HSPA. Jaringan
antarmuka-nya tidak cocok dengan jaringan 2G dan 3G, sehingga harus dioperasikan
melalui spektrum nirkabel yang terpisah. Teknologi ini mampu download sampai
dengan tingkat 300mbps dan upload 75mbps. Layanan LTE pertama kali diadopsi
oleh operator seluler TeliaSonera di Stockholm dan Oslo pada tanggal 14
desember 2009.
3GPP
Long Term Evolution (LTE) dan dipasarkan dengan nama 4G LTE adalah sebuah
standard komunikasi nirkabel berbasis jaringan GSM/EDGE dan UMTS/HSDPA untuk
aksess data kecepatan tinggi menggunakan telepon seluler mau pun perangkat
mobile lainnya. LTE disebut-sebut sebagai jaringan nirkabel tercepat saat ini,
sebagai penerus jaringan 3G. LTE bahkan diklaim sebagai jaringan nirkabel yang
paling cepat pertumbuhannya.
LTE
adalah teknologi yang didaulat akan menggantikan UMTS/HSDPA. LTE diperkirakan
akan menjadi standarisasi telepon selular secara global yang pertama.
Walaupun
dipasarkan sebagai teknologi 4G, LTE yang dipasarkan sekarang belum dapat
disebut sebagai teknologi 4G sepenuhnya. LTE yang di tetapkan 3GPP pada release
8 dan 9 belum memenuhi standarisasi organisasi ITU-R. Teknologi LTE Advanced
yang dipastikan akan memenuhi persyaratan untuk disebut sebagai teknologi 4G.
# Generasi 5G (On Progress)
Untuk generasi ini didapat informasi dari
AFP, Baru-baru ini dikabarkan bahwa Pemerintah Korea Selatan mengumumkan tengah
mengembangkan teknologi jaringan generasi kelima, atau yang lebih dikenal
dengan Jaringan Internet 5G. Teknologi Jaringan Internet 5G ini di kembangkan
berdasarkan kebutuhan masyarakat Korea Selatan yang ingin mengakses internet
ketika mereka berada dalam sebuah kendaraan super cepat, seperti kereta api
cepat.
Jaringan Internet 5G
memiliki kecepatan internet yang tinggi dengan lancar, meski mereka sedang
berada di kereta berkecepatan sampai 500 kilometer per jam. Selain itu, dengan
Teknologi Jaringan Internet 5G, pengguna mampu melakukan download film 800 MB
dalam waktu sedetik saja. Sementara jaringan 4G membutuhkan waktu sekitar 40
detik untuk melakukan hal yang sama.
Teknologi Jaringan
Internet 5G sebenarnya sudah pernah di ujicoba Samsung pada Mei 2013 lalu.
Samsung mengklaim sukses mengujicoba Teknologi Jaringan 5G untuk pertama
kalinya. Samsung berhasil mengujicoba platform menggunakan 28 GHz waveband,
untuk mentransimisi data dalam kecepatan mencapai 1 Gbps. Ini juga
mengisyaratkan bahwa kemungkinan besar perangkat gadget smartphone pertama yang
mengadopsi Teknologi Jaringan Internet 5G adalah Samsung.
Korsel memang sudah
dikenal sebagai salah satu negara dengan kecepatan internet super cepat. Jika
memang nantinya Teknologi Jaringan Internet 5G berhasil diterapkan secara umum,
maka diharapkan dapat membantu laju ekonomi Korsel nantinya. Proyek 5G
diharapkan menyumbang 331 triliun won pada ekonomi Korsel di tahun 2020 sampai
2026.
Jadi untuk di
indonesia sepertinya masih akan menunggu waktu sampai teknologi 5G benar benar
bisa kita pakai di negara kita ini tanpa ada kendala seperti teknologi 4G LTE
yang masih suka mengalami banyak kendala. Mari kita berdoa semoga jaringan
teknologi di indonesia bisa lebih baik lagi kedepannya.
DAFTAR PUSTAKA
==========================================
Nama : WIsnu Noor Rahmat
Kelas : 2kA29
Npm : 17115192
TUGAS ARBI PRAMANA









Posting Komentar