Berawal dari tatap


"Berawal dari Tatap"
Karya : Wisnu Noor



******************

Perkenalkan namaku Dwiki, Aku kuliah disalah satu universitas terkenal disekitaran jakarta, dan saat ini aku udah memasuki semester ke 2. Aku mengambil jurusan Sistem Informasi.

Awal cerita...........................................

Pagi hari aku berangkat menuju kampus dan biasanya sebelum aku memasuki kampus, pasti aku selalu duduk di minimarket sebelah kampusku. Disana aku selalu menunggu temanku.

"Kemana lagi Ali, udah jam 7 tapi masih belum muncul - muncul!" gumamku

setelah menunggu cukup lama akhirnya Ali datang dengan menggunakan motornya

"Kemana aja sih li?" tanyaku sambil memukul bahunya

"Hehe...tadi makan dulu ki makanya lama" sambil ketawa dia menjawab

"oke oke no problem, lain kali jangan lama lama bete kali nunggu sendirian" balasku

"Ya ampun masa bete disekitaran sini banyak cewek cewek cantik juga" dengan nada menyindirku

"Tetep aja memang banyak cewek tapi belum ada satu orang yang berhasil membuat hati aku berdebar - debar" jawabku dengan sedih

"Sabar ki nanti juga akan ada yang bikin kamu tak berkedip saat melihatnya hahahaha" balasnya

"Bener juga li belum aja merasakan namanya hati ini berdebar saat melihat cewek, yaudah yuk kita masuk kelas bentar lagi dosen masuk" balasku saat melihat chat temanku yang mengatakan dosen udah masuk kelas

Akhirnya waktu pembelajaran dimulai. Pelajaran pertama adalah salah satu pelajaran yang aku suka yaitu tentang Bahasa Inggris, terlebih lagi dosennya yang sangat cantik semakin membuat mata menjadi segar dan bersemangat. Setelah pelajaran tersebut selesai dan kemudian di lanjutkan pelajaran fisika aku mulai menyadari kalau lupa membawa buku paket dan akhirnya dikeluarkan dari kelas



***************

"Kenapa coba buku paket bisa sampe ketinggalan sih!!! padahal udah ada diatas meja belajar" ku berbicara dalam hati dengan sangat kesal

Karena aku tidak masuk kelas dan aku sendirian, maka aku berpikir untuk jalan jalan disekitar kampus

"Ah lebih baik aku jalan jalan sambil melupakan masalahku" pikirku

Ketika aku sedang berjalan jalan tak sengaja aku melihat ada cewek yang mengalihkan pandanganku

*Hatiku berdebar* "ah.....perasaan apa ini??" jawabku bingung "Apa ini yang namanya cinta pandangan pertama?? ah ini membingungkanku" lanjutku

kemudian cewek itu pun menoleh ke arahku sambil memperlihatkan senyumannya yang begitu membuat siapa saja akan meleleh dibuatnya

"Sial dia memperhatikanku lagi......kenapa sih dia bisa sadar kalau aku memperhatikannya" jawabku sambil memalingkan wajah dan langsung pergi

Dalam hati aku berpikir "Pokoknya aku harus bisa kenal dan mengetahui lebih jauh tentangnya" pikirku sambil senyum senyum sendiri



***************

Setelah itu aku langsung kembali menuju kelas saat tahu jam pelajaran fisika sudah selesai dan segera aku membicarakan tentang dia ke Ali.

"Ali...tadi saat aku sedang jalan jalan mengitari kampus tak sengaja aku melihat seorang cewek yang sangat cantik, seketika aku terpukau melihatnya" kataku

"Serius ki?? liat dimana itu cewek?" tanya dia bingung

"Serius deh li, tadi aku liat disekitaran perpustakaan. Seketika jantungku berdebar saat melihatnya"

"Ciee...ciee....kayaknya ada yang lagi jatuh cinta pandangan pertama nih hahahaha" ucapnya

"Kayaknya aku suka deh sama dia. Tapi aku belum tahu namanya siapa" jawabku

"Kamu harus kenalan sama dia ki. Masa kamu suka tapi kamu enggak maun buat kenalan sama dia,... penakut dasar" ejek ali

"Oke kalau ketemu aku pasti menanyakan namanya deh" balasku

kemudian kami pergi makan ke minimarket tempat kami biasa kumpul. Saat sedang membeli makan tak sengaja kami melihat cewek yang aku temui tadi

"Hah itu kan cewek yang aku liat pas diperpustakaan!" jawabku dengan kaget

"Jadi itu cewek yang kamu suka ki?? cantik juga ternyata" kata ali

"Iya..benr enggak salah lagi dia orangnya" timpalku

"Sana kamu temui dia terus kamu tanyakan namanya" jawab ali dengan ketidaksabarannya

dengan beranikan diri aku mencoba menghampiri dia, dan aku berbicara dengan dia

"Haii...aku liat kamu tadi ada didepan perpustakaan? sedang apa kamu?" tanyaku

"Oh.....kamu yang tadi liatin aku yaa hehehehe , tadi aku lagi mencari buku untuk kubaca" balasnya

"Kamu ternyata menyadinya yaa....jadi malu aku sewaktu diliatin kamu" seketika senyum senyum sendiri aku "Ohiya kamu emang suka membaca buku ya?" lanjutku

"Hihihi abisnya kamu melihatku tanpa berkedip" balasnya sambil tertawa kecil "Aku memang sangat menyukai membaca buku buku terlebih lagi novel. Rasanya bisa mengisi waktu luangku"

"Itu karena kamu cewek terimut yang pernah aku liat hehehe, Wihh pasti banyak koleksi buku dan novel kamu"

"kamu nih baru ketemu udah gombal aja..." jawabnya malu malu "Memang banyak koleksiku apalagi novel"

"Biarin dong hehe ohiya kita udah banyak ngobrol tapi belum saling memberi tahu nama masing masing. Kenalin aku Dwiki jurusan Sistem Informasi" jawabku dengan lantang

"Sampe lupa aku hahaha namaku Dewik jurusan sastra indonesia" balasnya ramah

"Tepat sekali dew, kamu yang menyukai membaca masuk jurusan itu"

"Iya dong...kan aku bercita cita menjadi penulis, dan aku akan menghasilkan karya karya yang banyak disukai oleh masyarakat. Kalau nanti aku berhasil dan membuat novel kamu harus beli ya ki hahaha" 

"Pastilah nanti bakal aku beli semua karya karyamu!" balasku

"Yaudah ki, aku mau masuk kelas dulu yaa. Byee byee" sambil melambaikan tangannya kepadaku



******************


Tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama untukku saling mengenal dan memahami semua sifat dewi. Tak terasa juga sudah 6 bulan kita menjadi sahabat, dan perasaanku semakin lama tak bisa dibohongi kalau aku mencintai dia sejak pertama kali aku melihatnya. Lalu aku akan menanyakan cara buat nembak si dewi kepada Ali, akhirnya aku menuju minimarket tempat biasa kami kumpul dan menanyakan caranya

"Ali kamu ada saran enggak gimana caranya aku menyatakan cinta ke dewi?" tanyaku bingung

"Kamu ini masa tak ada cara buat nembak dia sih, payah nih" sindirnya

"Bukannya kasih saran buat aku kamu li, malah nyindir" balasku

"Dia suka baca novel kan?? kenapa kamu enggak cari novel yang menggambarkan perasan kamu ki"

"Iya...juga ya kenapa tak terpikirkan olehku" pikirku

"Tapi jangan cuma kasih novel aja, kamu kan juga bisa kasih bunga atau kamu ajak aja dia makan"

"Nahhh.....cerdas juga saranmu li, baiklah akan aku siapkan semuanya. Thanks ya li sarannya" lalu aku segera pergi menuju gramedia dan membeli novel yang menggambarkan perasaanku. Kemudian aku juga mencari tempat yang pas untukku menyatakan cinta

Setelah lama aku mencari tempatnya, akhirnya aku menemukannya. Besoknya aku langsung segera menemuinya di depan fakultasnya untuk mengajaknya jalan saat pulang kuliah

"Haii.. dewii" sapaku bersemangat

"Haii ki, tumben kayaknya kamu semangat banget hari ini ada apa?" tanyanya kebingungan

"Begini wi, apa pulang kuliah nanti kamu enggak ada acara?"

"Hmm...sepertinya aku enggak ada acara nanti, kenapa?"

"Aku mau mengajak kamu makan di kafe sekitar pondok indah nih"

"Wahhh...boleh juga tuh sepertinya asik" katanya dengan senyuman indahnya

"Oke nanti aku tunggu kamu di minimarket yaa" jawabku senang

"Baiklah kalau begitu ki"

Setelah mendapat kabar bahwa dia udah di minimarket, kemudian aku menyusulnya dan dengan segera kami pergi menuju tempat yang aku rencanakan

"Nahhh ini dia kafe yang aku bilang wi, bagus kan tempatnya romantis lagi suasananya"

"Iyaa nih bagus banget tempatnya, aku enggak menyangka kamu ngajak aku ke tempat seromantis ini" pujinya kepadaku

"Hehe siapa dulu dong dwiki gitu" sambil bergaya dengan percaya dirinya

"Dihhh dasar kepedean kamu ki, yaudah yuk kita masuk"

"yukk wi, lagi pula udah lapar juga nih" balasnya

lalu aku menempati meja yang aku pesan dan memesan makanan.

"Okee makanannya sudah datang nih, sepertinya enak banget nih"

"Pastinya ki, ini kan restoran yang sangat bagus" balasnya "Ki tenang banget ya suasana disini, nyaman dan romantis lagi, terlebih disini ada live music juga"

"Memang aku mencari suasana seperti ini hehe biar terkesan romantis banget gitu hehehe" candanya

"Mulaikan kepedean lagi kamu woooo, tapi aku memang suka banget suasana kayak gini"

"Biarin aja wooo!" balasku

"Huhhh kesellin nih" timpalnya



**********************


Lalu rencanaku untuk menyatakan cinta dimulai, Musik yang dimainkan oleh penyanyi yang tampil berubah menjadi musik yang sangat romantis

"Ki, kamu merasa enggak kalau musik disini semakin romantis banget deh"

"Ah masa....kayaknya perkiraan kamu aja mungkin" bantahku

"Beneran tau aku, jadi lebih hangat suasananya entah mengapa" katanya kebingungan

"Dew, kamu tau tidak kita udah berapa lama sih jadi sahabat? Kayaknya semakin lama aku makin akrab sama kamu" tanyaku serius

"Hah?? kok tiba tiba kamu menanyakan itu?" tanyanya "Kita kan sudah sekitar 6 bulan jadi sahabat, dan aku juga berpikir kenapa aku bisa merasa sangat nyaman saat didekat kamu ki, kita bisa saling bercanda, berbagi cerita, berbagi kesedihan. Semua itu sangat membuat diriku bahagia saat bersamamu" lanjutnya

"Sebenernya selama kita sahabatan, aku juga merasakan hal yang sama denganmu" kataku kemudian aku menyerahkan hadiah yang sudah kupersiapkan

"Dew...aku juga ingin memberi kamu sesuatu, sekarang lah waktu yang tepat setelah aku menunggunya selama ini." sambil menyerahkan kado yang aku bawa

"Apa ini ki?" tanyanya semakin bingung lalu dia membukanya dan.....

"Kiiii!!! kamu memberikanku novel ini?? jawabnya senang "Tapi kenapa judulnya Awal Menatapmu, Luluhkan Hatiku" tanyanya semakin penasaran

"Sebenernya sudah lama aku ingin sekali mengatakan ini kepadamu dew, waktu pertama kali aku melihatmu didepan perpustakaan disitulah muncul perasaan yang membuatku tak bisa berkata apa pun tentangmu. Saat aku melihatmu aku langsung ingin sekali mengetahui namamu dan semua tentangmu" jelasku

"Ki,...aku tak mengerti maksudmu?"

Lalu aku segera mengambil bunga dan kemudian berdiri dan.....

"Dew....Bunga ini melambangkan kasih sayangku kepadamu. Novel yang aku berikan menggambarkan perasaanku yang sebenernya...." kataku

"Kiii....kii....jadii selama ini kamu...???" katanya terkejut lalu menangis dewi pun tak bisa berkata kata, lalu aku pun berlutut dihadapannya

"Iyaa dew selama ini aku sangat mencintaimu dan menyanyangimu, aku sangat ingin dan selalu berada didekatmu dan mendampingi disetiap langkah kakimu maupun menemani disetiap kamu butuhkan dalam senang maupun sedih" kataku sambil memegang tangannya "Dew maukah kamu menjadi bagian dari hatiku yang selama ini telah kosong? membagi kebahagiaan bersama"

"kiii...." dewi pun semakin menangis dan akhirnya dia bisa berkata kata "Akuuu....Mencintaimuu...kiii sangat mencintaimu, aku mau jadi pacarmu" dewi pun langsung menangis bahagia didepanku dan aku memeluknya dengan sangat erat

"I Love You Dewii!!" balasku memeluknya

"I Love You Too Dwiki!!" balasnya sangat senang lalu semakin memelukku.



#THE END#

Posting Komentar

Distributed by Gooyaabi Templates | Designed by OddThemes